nanangrusmana.com

Kolom Sharing tentang Interior Design,Seni ,Sastra, Sketsa & Kehidupan

Menyimak Puisi KH Mustofa Bisri ( Gus Mus )

Beberapa hari ini, saya tak henti hentinya menyimak puisi puisi karya Ulama NU , KH Mustofa Bisri, atau yang lebih dikenal  sebagai Gus Mus. Ada daya tarik yang membuat saya … Lanjut membaca

8 Februari 2012 · 10 Komentar

Ketika Hujan dan Petir Sembunyikan Nyanyian Perkutut

    kudengar nyanyian burung bergantian sepanjang sepuluh tahun lamanya mengalun lembut terdengar nyaring di hati nyanyian burung burung perkutut di sangkar atas rumah merdu merindu mengharu biru bila kumenjauh … Lanjut membaca

19 Januari 2012 · 4 Komentar

Kenapa menulis puisi?

Sebuah pertanyaan yang sebenarnya tak perlu saya jawab, sama seperti halnya ketika saya ditanyakan kenapa anda makan? kenapa anda mandi? kenapa anda tidur? semua sudah jelas dan terang, bahkan mungkin … Lanjut membaca

17 Januari 2012 · 18 Komentar

Budaya Popular

Beberapa waktu lalu, saya posting sebuah kalimat tentang seni yang dikatakan seorang filsuf Habermas, di wall fan page nanangrusmana.wordpress.com, di facebook,tulisannya saya kutip : Seni yang disebut modern itu menjaga … Lanjut membaca

17 Desember 2011 · 2 Komentar

Surat Untuk Sondang Hutagalung

Politikus menganyam jeruji besi mencari simpul hindari tali mati dan kau? menganyam jemari tangan dengan luka bakar ! Bekasi; Des 12 nanangrusmana

17 Desember 2011 · 3 Komentar

JAKARTA 14 DESEMBER 2011

  Puisi nanangrusmana   Mari kita tuntaskan menenggak anggur merah Di jalanan ibu kota malam ini , kawan. Sampaikan cerita pada istrimu Kau dan aku mabuk bersama  !     … Lanjut membaca

15 Desember 2011 · 6 Komentar

KACA KACA

  Puisi nanangrusmana   Cerita pada seutas benang  yang kusut Membelit  logika tentang sebuah kelenturan Tentang kelembutan di atas helai kain terbentang menutupi ketakutan ketakutan pada rasa malu Menghilang di … Lanjut membaca

15 Desember 2011 · 2 Komentar

Tepian Ciliwung

puisi nanangrusmana   Krasak krusuk kumeliukliuk Menyisir tepian ciliwung Diantara tebing tebing gemerlap kota yang kian melangit Tengadah pada bintang yang kian muram entah Di tepian jerit tangis bayi menetek … Lanjut membaca

30 Juli 2011 · Tinggalkan sebuah Komentar

Senandungku

puisi nanangrusmana O…penguasa kegelapan yang terang tanpa cahaya bumi O…hitam yang tanpamu takkan putih menjelma bermahkota kesucian O…penguasa durjana yang tanpamu keadilan hilang dimataku O…penguasa kata di mana kubisa ambilkan … Lanjut membaca

30 Juli 2011 · 3 Komentar

Mimpi

puisi nanangrusmana Bukankah selalu saja engkau ada di sini Berbaring sekedar ingin tatap mataku lalu mengembang telisik sukma di sela jemari yang riang Dan waktu adalah jawabnya Mengapakah rindu itu … Lanjut membaca

30 Juli 2011 · Tinggalkan sebuah Komentar

My Blog roll