puisi untuk gubernur DKI Bagaimana mungkin aku bisa bernafas jika hanya untuk sekedar menggerakkan tumit kaki saja sudah bersentuhan dengan roda dan knalpot dari mesin kendaraan yang berjubel di … Lanjut membaca
Beberapa hari ini, saya tak henti hentinya menyimak puisi puisi karya Ulama NU , KH Mustofa Bisri, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Mus. Ada daya tarik yang membuat saya … Lanjut membaca
Memperingati maulid Nabi, saya hadirkan puisi Gus Mus yang penuh dengan ekspresi kerinduan….dengarkanlah… Gus Mus: Aku Merindukanmu, O, Muhammadku
puisi nanangrusmana Oi………………… Orang senayan kotoranmu begitu berkilau cahaya pendar ke emasan kotoran kami hindari cahaya bahkan apalah lagi pendar kilau emas berlian untuk apa? kotoran kami disumpel di … Lanjut membaca
kudengar nyanyian burung bergantian sepanjang sepuluh tahun lamanya mengalun lembut terdengar nyaring di hati nyanyian burung burung perkutut di sangkar atas rumah merdu merindu mengharu biru bila kumenjauh … Lanjut membaca
hei…! sudah berapa kali pasir berputar meneteskan bulirbulir mungilnya namun kau masih saja duduk di situ di serambi ku; membaca puisi lalu menangis atau tertawa buatmu sama saja bukan? … Lanjut membaca
dan angin menghempasku di trotoar jalanan yang tiba tiba saja memakan kakikakiku hingga kutakbisa melangkah menyusuri untaian katakata dan bibirmungilmu yang tiba tiba saja memakanku bulatbulat hingga tulangbelulangku remuk … Lanjut membaca
Puisi Iin Syah dan hilang waktu seperti tetesan embun di pucuk rambutan yang mencuri keemasan warna langit di senja yang habis kucoret dengan tinta ungu:rumah mungil terakhir. … Lanjut membaca
Politikus menganyam jeruji besi mencari simpul hindari tali mati dan kau? menganyam jemari tangan dengan luka bakar ! Bekasi; Des 12 nanangrusmana