nanangrusmana.com

Kolom Sharing tentang Interior Design,Seni ,Sastra, Sketsa & Kehidupan

Jakarta ku – Jakarta ku

jakarta macet

                                                                            puisi untuk gubernur DKI

Bagaimana mungkin aku bisa bernafas

jika hanya untuk sekedar menggerakkan tumit kaki saja

sudah bersentuhan dengan roda dan knalpot dari mesin kendaraan

yang berjubel di setiap inci kota jakarta,

sesak, tentu saja.

Tetapi kehidupan musti berjalan terus

menyambangi hari demi hari yang kian tak dapat matahari

bahkan hanya untuk sekedar mendapati bayang bayang,

di antara sela-sela gedung pencakar langit dan bangunan Mal – Mal bertubuh tambun,

kota ini semakin terasa sempit saja.

Bagaimana mungkin aku bisa bernafas

Jika hidung kami disesaki kotoran debu jalanan dari kendaraan-kendaraan

yang tak layak disebut kendaraan,

sebab tak ada lagi rasa aman dan nyaman,

lalu kau seenaknya berseliweran di televisi dengan senyum dan berkata:

” Saya akan membangun Jakarta dengan hati, jika terpilih kembali , nanti ! “

Bekasi: 14 februari 2012

4 Comments on “Jakarta ku – Jakarta ku

  1. Nurdin Sele
    23 Februari 2012

    Kampanye pak FB katanya, dia ahlinya yang bisa mengatasi segala permasalahan di Jakarta.
    Benar sekali Pak Nanang, Tentu harus sabar. Karena menurut saya yang tinggal di Jakarta harus orang sabar seperti Pak Nanag. Kalau saya senang di Kendari saja.
    Salam kenal ….

  2. Akhmad Muhaimin Azzet
    15 Februari 2012

    sebegitunya Jakarta ya, Mas
    dulu ketika liburan kuliah saya pernah ke Jakarta
    setelah itu sampai sekarang belum pernah lagi
    semoga suatu saat bisa ke Jakarta lagi…

  3. tiara
    15 Februari 2012

    sangu tabung oksigen aja biar bisa nafas walau banyak polusi #kidding :mrgreen:

  4. uyayan
    14 Februari 2012

    ” Saya akan membangun Jakarta dengan hati, jika terpilih kembali , nanti ! “

    janji hanya sebatas janji gan…
    mengobral janji sudah tradisi padahal belum tentu bisa di tepati…
    mending gak usah berjanji tapi tunjukanlah dg kerja sepenuh hati…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 Februari 2012 by in Syair kehidupan, Tentang Puisi and tagged , , , .

My Blog roll