puisi nanangrusmana
Oi…………………
Orang senayan
kotoranmu begitu berkilau cahaya pendar ke emasan
kotoran kami hindari cahaya
bahkan apalah lagi pendar kilau emas berlian
untuk apa?
kotoran kami disumpel di celah tembok retak tanpa plesteran membuat senyum
lega
kotoran kami lebih suka gelap gulita
Oi
Toilet emas jadi pundi pundi
menggunung sudah
lalu entah membeku atau mencair
salahmu salah kita semua
memilih orang orang yang suka mules
Oi
Toilet emas
buang semua kotoranmu !
Jakarta: 21 Januari 2012
untuk banggar DPR
keren
makasih
miris saja baca berita ini
masih mending di toilet itu ada kotak amalnya ya
kapan ya mereka di sana bisa introspeksi diri???
lagi musimnya barang import sih ya… biar keliatan mentereng
kapan ya ada musim cintai produk dalam negri
puisi yang bagus..
saya sendiri suka bingung gan saat di bilik tps, mau milih siapa c a, c b atau c c dst, karena tidak semua calon wakil rakyat kita kenal atau minimal tau jejak rekamnya…
Orang-orang yg di senayan itu mestinya ngaca sama orang-orang yang diwakilinya. Banyak orang yg tinggal di daerah terpencil sama sekali tidak punya toilet, mereka malah menghamburkan uang pajak untuk bermewah-mewahan membangun toilet mewah. Banyak jembatan di kampung-kampung yg ambruk, sampe anak-anak menyeberang untuk pergi ke sekolah dengan bergelantungan menyabung nyawa, mereka orang senayan malah bermewah-mewahan dengan puluhan milyar hanya untuk renovasi ruangan ukuran 10 x 10 meter.
Kunjungan siang hari, sukses selalu sobat…
berusaha memahami, tapi sangat susah mengucapkannya..
“salahmu salah kita semua
memilih orang orang yang suka mules” bener sekali,, mudahan jadi pelajaran bagi anak bangsa, dan kedepan bisa memilih dengan lebih bijak, tak tergoda oleh rayuan apapun.