nanangrusmana.com

Kolom Sharing tentang Interior Design,Seni ,Sastra, Sketsa & Kehidupan

Kenapa menulis puisi?

Sebuah pertanyaan yang sebenarnya tak perlu saya jawab, sama seperti halnya ketika saya ditanyakan kenapa anda makan? kenapa anda mandi? kenapa anda tidur? semua sudah jelas dan terang, bahkan mungkin seterang sinar matahari yang selalu menyinari bumi dan memberikan manfaat penuh pada seluruh makhluk hidup bukan hanya manusia.

Banyak yang mengira bahwa menulis puisi adalah sejenis kegombalan..; mungkin benar untuk type orang tertentu yang memang membuat puisi sebagai katakata gombal merayu wanita, mungkin, tetapi ada banyak hal yang lebih dari sekedar kegombalan katakata. Banyak. sangat amat banyak sekali hal yang dapat dituliskan melalui puisi tidak hanya tentang rayuan. Sekiranya menulis puisi adalah rayuan pada wanita, oh…mungkin chairil anwar atau Rendra atau Prof sapardi Joko Damono akan sangat marah. Puisi adalah sebuah teks, sebuah pesan dari seseorang yang ingin disampaikan dengan bahasa yang penuh dengan gaya bahasa dan perumpamaan.

Sebagai sebuah pesan , puisi memiliki tujuan, dan semua aspek kehidupan yang ingin disampaikan seorang penyair adalah segala hal tentang hidup yang dirasakan oleh jiwanya perlu diungkapkan.  Segala hal, bukan hanya tentang cinta. Ingat bukan hanya tentang cinta. Buat saya ; kegelisahan, kemarahan,  kegembiraan, baik personal maupun lingkup sosial , bisa sebagai sebuah protes sosial atas ketidak adilan , merupakan lahan subur yang bisa menerbitkan karya karya puisi.

Jika para wartawan menuliskan kejadian sosial apa adanya sebagai bentuk laporan pandangan mata, maka seorang penyair menuliskannya sebagai sebuah rekaman peristiwa dengan penuh apresiasi atas peristiwa yang ingin diungkapkannya. Seperti puisi yang saya tulis http://nanangrusmana.wordpress.com/2011/12/17/surat-untuk-sondang-hutagalung/

Jadi, masihkah menilai penulis puisi sebagai penggombal wanita? ups……

Bekasi: Pagi buta; 17 January 2012

nanangrusmana

18 Comments on “Kenapa menulis puisi?

  1. Desita Hanafiah
    4 Februari 2012

    Lanjutkan!
    Saya Penikmat puisi :)

  2. Ni Made Sri Andani
    4 Februari 2012

    Beberapa teman lama saya di Bali adalah seniman sastra, dan saya sangat mengapresiasi mereka. Kalau saya amati karya-karya mereka, banyak sekali yang tidak ada kaitannya dengan kegombalan dan rayu merayu (walau tentu saja perjalanan cinta mereka pun banyak dituangkan dalam pusisi). Banyak yang mengexpresikan pencarian mereka akan makna kehidupan, kegelisahan, protes, penghargaan, kepedulian, kehangatan, kenangan, religiousitas dan sebagainya.

    Jadi saya setuju sekali dengan pernyataan Pak Nanang soal mengapa kita menulis puisi..

    • nanangrusmana
      9 Februari 2012

      benar mba Sri…:) lihatlah postingan saya terbaru tentang Puisi Gus Mus…isinya adalah kritik sosial politik…..

  3. Imron Tohari
    24 Januari 2012

    Esai yang merangsang gairah berkarya cipta

    salam lifespirit!

  4. Budi Nurhikmat
    22 Januari 2012

    saya suka puisi bila pada saatnya tiba :)

  5. uyayan
    19 Januari 2012

    banyak cara untuk berkarya…
    puisi di mata saya adalah bentuk tumpahan isi hati yang di tuangkan dalam kata kata penuh arti dan bermakna..
    isinya tergantung isi hati c penbuat puisi itu sendiri..bisa tentang cinta, kritik sosial dll..
    kalo salah tolong di ralat gan…

    • nanangrusmana
      19 Januari 2012

      benar gan……sangat benar..hanya saja sebenarnya, ketika sebuah puisi dipublish, maka makna puisi yg dibuat penyairnya itu menjadi milik pembaca siapapun berhak memiliki makna sendiri sendiri sesuai dengan penafsirannya, jadi tidak terikat lagi oleh penyairnya. :)

  6. Noer
    18 Januari 2012

    Orang yg biasa menulis puisi, umumnya memiliki kehalusan budi. Kehalusan biasanya diidentikan dengan jiwa wanita. Mungkin karena ini, banyak orang berprasangka kalo puisi itu untuk merayu wanita. Padahal puisi ya tidak sekedar itu, gimana kang….?

  7. Gusti 'ajo' Ramli
    17 Januari 2012

    sepertinya puisi tidak selalu bicara soal wanita… kalau saya jarang bikin puisi, tapi suka menikmati puisi…

    • nanangrusmana
      17 Januari 2012

      mestinya dan kenyataannya memang spt itu ya ….puisi adalah sebuah pesan, dan bisa untuk tujuan apa saja , bukan hanya melulu tentang wanita, anda benar mas. salam malam..:)

  8. linduaji
    17 Januari 2012

    terkadang kalau cara lain tidak ada yang bisa menggambarkan apa yang kurasa, puisilah jawabannya

  9. Akhmad Muhaimin Azzet
    17 Januari 2012

    iya, Mas Nanang, saya juga suka menulis puisi
    untuk khusus puisi, saya kumpulkan di:

    http://puisiazzet.wordpress.com/

    Bila senggang, silakan mampir ya Mas…

  10. oriie rianzy
    17 Januari 2012

    Puisi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17 Januari 2012 by in Tentang Puisi and tagged , , .

My Blog roll